Monday, November 03, 2014

Karakteristik Pendidik PAUD - Guru sebagai Model/Tokoh Idola Anak

Karakteristik Pendidik PAUD - Guru sebagai Model/Tokoh Idola Anak - Pada kesempatan yang berbahagia kali ini, membumikan pendidikan masih akan menguraikan mengenai karakter dan citra diri pendidik atau guru. Dan pada postingan kali ini, setelah menguraikan dua karakteristik pendidik atau guru sebelumnya (yaitu: menanamkan kebaikan tanpa pamrih dan membangun citra positif anak), sekarang membumikan akan menguraikan karakteristik pendidik yang ketiga, yaitu guru sebagai model atau tokoh idola anak. Penjelasannya adalah sebagai berikut:

Seorang filosof Yunani, Aesop, menulis di dalam dongengnya sebuah kisah yang menarik, yakni seekor kepiting. Ceritanya sebagai berikut:
Suatu hari seekor kepiting bertanya kepada anaknya “mengapa kamu berjalan menyamping seperti itu anakku? Seharusnya kamu berjalan lurus kedepan “ Anak kepiting menjawab “ tunjukkkan bagaiman dulu carannya bu…, nanti aku akan menirunya. Kepiting tua berusaha mencontohkan bagaimana berjalan lurus, tetapi tidak berhasil.
Kisah di atas menggambarkan betapa seringnya kita sebagai pendidik mengkritik dan menyalahi perilaku anak kita. Padahal perilaku adalah hasil dari proses sosialisasi dan pendidikan yang diberikan dari lingkungannya, terutama dari orang tua atau pendidik. Seseorang telah menceritakan tentang pengalamannya dengan seorang guru, yang bernama Muhayaidden, bahwa ia telah meminta nasehat bagaimana mendidik anaknya agar menjadi anak yang baik dan beraklak mulia. Sang guru tidak memberikan jawaban yang panjang dan berteori, tetapi hanya dengan “perbaiki saja diri kamu dulu, nanti dengan sendirinya anak kamu akan menjadi baik “. Thomas Lickona mengatakan bahwa “values are caught“, nilai-nilai yang ditangkap anak adalah melalui contoh dari guru dan orang tuanya. Nilai-nilai adalah yang diterangkan langsung oleh gurunya.

Guru sebagai Model/Tokoh Idola Anak

Menjadi pendidik PAUD tidak cukup hanya berbekal kurikulum atau Acuan Pembelajaran Menu Generik, tetapi juga menyangkut bagaimana guru sebagai pendidik menjadi idola bagi muridnya. Bagaiman ciri-ciri guru yang menjadi idola murid-muridnya, antara lain sebagai berikut:
  • anak bersemangat ke sekolah, anak-anak tidak sabar bersekolah dan hari-hari libur menjadi hari yang membosankan
  • anak akan mengatakan sayang atau suka kepada gurunya kalau ditanyakan apakah mereka menyayangi gurunya,
  • anak selalu merindukan gurunya dan
  • anak akan mengerjakan tugas yang diberikan, karena tidak ingin mengecewakan gurunya.
Pengalaman seorang guru bernama Bill Rose, seperti diungkapkan di atas adalah salah satu bukti bagaimana seorang guru yang berusaha menumbuhkan rasa percaya diri murid-muridnya dengan penuh perhatian dan kasih sayang (etika kepribadian) sehingga membuat murid-muridnya mau bekerja keras untuk menyenangi gurunya.

Inti dari pesan dalam sub bab ini adalah bagaimana ampuhnya sosok panutan orangtua atau guru dalam mempengaruhi perilaku anak. Apabila kita ingin menjadikan diri sebagai tokoh panutan, maka diri kita sendiri harus diperbaiki dulu.

Sekian uraian tentang karakteristik pendidik PAUD sebagai model atau tokoh idola anak. Semoga bermanfaat.
 

Advertisement

Terima kasih telah berkomentar dengan baik dan sopan.
EmoticonEmoticon