Saturday, November 01, 2014

Konsep Perencanaan Kegiatan Pembelajaran PAUD

Konsep Perencanaan Kegiatan Pembelajaran PAUD - Perencanaan kegiatan pembelajaran merupakan suatu proses pembuatan rencana, model, pola, bentuk, konstruksi yang melibatkan pendidik, peserta didik, serta fasilitas lain yang dibutuhkan yang tersusun secara sistematis agar terjadi proses pembelajaran yang efektif dan efisien dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan (UNY Web Page).

Perencanaan kegiatan pembelajaran merupakan satu tahapan penting yang harus dilakukan oleh seorang pendidik untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dalam perencanaan kegiatan pembelajaran, pendidik dapat menetapkan tujuan yang akan dicapai, cara mencapainya, alokasi waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut, alat dan bahan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut, serta alat evaluasi yang dibutuhkan untuk mengevaluasi perkembangan anak. Oleh karenanya, perencanaan kegiatan pembelajaran berfungsi sebagai pedoman bagi pendidik dalam mempersiapkan, melaksanakan dan melakukan evaluasi.

Bagi seorang pendidik menyusun rencana kegiatan pembelajaran bagi anak usia dini (PAUD) merupakan sebuah tantangan khusus, karena anak-anak usia ini penuh dengan energi dan memiliki keingintahuan alamiah tentang dunia mereka serta antuasiasme untuk belajar dan menjelajahi hal-hal baru. Karena itulah dalam menyusun rencana pembelajaran harus sarat dengan kegiatan-kegiatan main yang mampu menarik perhatian mereka, penuh dengan kebebasan bereksplorasi dan berkreativitas.

Rencana pembelajaran merupakan gambaran kegiatan yang akan dilakukan dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran lembaga. Di dalam rencana pembelajaran termuat aktivitas secara keseluruhan sebelum kegiatan yang sesungguhnya dilaksanakan. Rencana pembelajaran yang disusun secara baik menjadi jaminan separuh kegiatan telah berhasil dilaksanakan. Sebaliknya bila pendidik gagal merencanakan sama halnya dengan merencanakan kegagalan.

Indikator Rencana Pembelajaran yang Efektif

Rencana pembelajaran yang efektif digambarkan dengan indikator berikut:

konsep perencanaan kegiatan pembelajaran PAUD
Indikator Pembelajaran yang Efektif
  • Anak terlibat aktif
  • Tujuan dijabarkan dengan jelas dan terukur
  • Aktivitas penyajian materi/isi kurikulum dilakukan dengan cara belajar melalui bermain yang bermakna, terfokus dan merupakan perubahan yang disengaja
  • Dibangun dari pengalaman belajar sebelumnya
  • Menyeluruh (mencakup proses pembelajaran, metode, media, evaluasi, dll)
  • Ditujukan untuk kepentingan anak.
Rencana kegiatan pembelajaran disusun dengan cara menjabarkan aspek-aspek perkembangan yang ada dalam Menu Pembelajaran Generik atau dalam Tingkat Pencapaian Perkembangan pada Standar Nasional PAUD. Menu Pembelajaran Generik berisi standar perkembangan yang diharapkan dicapai anak pada usia tertentu. Aspek perkembangan tersebut mencakup Agama dan Nilai Moral, Fisik, Kognitif, Bahasa, Sosial-Emosi dan Seni. Pertumbuhan dan perkembangan anak disusun berdasarkan kelompok usia anak: 0 – 1 tahun, 1 – 2 tahun, 2 – 3 tahun, 4 – 5 tahun, dan 5 – 6 tahun.

Tingkat Pencapaian Perkembangan pada Standar Nasional PAUD menjabarkan tentang pertumbuhan dan perkembangan yang berhasil dicapai anak pada suatu tahap tertentu. Pertumbuhan dan perkembangan yang dicapai merupakan integrasi aspek fisik (motorik kasar dan halus), kognitif, bahasa, sosial-emosional, serta pemahaman moral dan agama. Tingkat pencapaian perkembangan disusun berdasarkan kelompok usia anak: 0 – < 2 tahun, 2 – < 4 tahun dan 4 – ≤ 6 tahun. Pengelompokan usia 0 – < 1 tahun dilakukan dalam rentang tiga bulanan karena pada tahap usia ini, perkembangan anak berlangsung sangat pesat. Pengelompokan usia 1 – < 2 tahun dilakukan dalam rentang enam bulanan karena pada tahap usia ini, perkembangan anak berlangsung tidak sepesat usia sebelumnya. Untuk kelompok usia selanjutnya, pengelompokkan dilakukan dalam rentang waktu pertahun.

Bila dicermati baik pada Menu Pembelajaran Generik maupun Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak Standar Nasional PAUD mencantumkan semua aspek perkembangan yang berhasil dicapai anak pada usia tertentu. Sedikit berbeda pada rumusan Tingkat Pencapaian Perkembangan, aspek perkembangan Seni diintegrasikan pada semua aspek perkembangan yang ada. Dengan demikian, pendidik dapat mengacu pada kedua standar ini.

Rencana pembelajaran digunakan untuk memberi arahan dalam menyiapkan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran anak. Rencana pembelajaran yang tepat akan memberikan dukungan yang tepat sesuai dengan kebutuhan belajar dan tahap perkembangan anak. Oleh karena itu, rencana pembelajaran perlu dievaluasi untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

Demikianlah uraian tentang Konsep Perencanaan Kegiatan Pembelajaran PAUD, semoga bermanfaat dan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran.

Advertisement

2 komentar

berarti bidang pendidikan dibagi beberapa konsep ya mbak, seperti usia 1-3thn pada kelas yang berbeda dngan anak usia 4-5 thun,

tetapi terbukti mbak, anak lebih cerdas setingkat sebelum memasuki jenjang pedidikan SD.

Konsep tetap satu, namun dalam implementasinya mengacu pada perkembangan dan karakteristik anak. Anak usia sekian dengan usia yang lain dalam pembelajarannya tentunya harus mendapatkan treatment-treatment yang berbeda sesuai dengan karakteristik dan tingkatannya.

Betul itu mba Devy, ketika pada jenjang sebelum SD sudah mendapatkan perlakuan-perlakuan yang tepat sesuai perkembangannya. Maka ketika memasuki jenjang berikutnya anak akan memiliki nilai plus. Thanks mba Devy...

Terima kasih telah berkomentar dengan baik dan sopan.
EmoticonEmoticon