Monday, February 23, 2015

Cara Pengembangan Pembiasaan pada TK melalui Kegiatan Teladan dan Terprogram

Cara Pengembangan Pembiasaan pada TK melalui Kegiatan Teladan dan Terprogram - Pengembangan pembiasaan pada taman kanak-kanak (TK) merupakan modal awal bagi seorang anak untuk menyongsong kehidupan selanjutnya. Namun ketika tidak diimplentasikan oleh pendidik dalam ranah pembelajarannya akan susah untuk si anak untuk bisa berkembang. Oleh karena itu, pada postingan kali ini membumikan pendidikan akan share mengenai cara pengembangan pembiasaan pada taman kanak-kanak melalui kegiatan teladan dan terprogram.

Sudah sahabat-sahabat membumikan pendidikan ketahui bahwa pelaksanaan kegiatan bidang pengembangan pembiasaan dapat dilakukan dengan cara kegiatan rutin, kegiatan spontan, kegiatan teladan/contoh, kegiatan terprogram. Dari keempat cara tersebut telah membumikan pendidikan share mengenai cara pengembangan pembiasaan pada TK melalui kegiatan rutin dan kegiatan spontan. Untuk lebih jelas mengenai dua cara yang telah dishare bisa sahabat-sahabat membumikan pendidikan baca postingan tentang:

Kembali pada topik kali ini yaitu mengenai Cara Pengembangan Pembiasaan pada TK melalui Kegiatan Teladan dan terprogram dan berikut uraiannya.

Cara Pengembangan Pembiasaan pada TK melalui Kegiatan Teladan dan Terprogram

Kegiatan Teladan

Kegiatan teladan adalah kegiatan yang dilakukan dengan memberikan teladan yang baik kepada anak. Dalam hal ini guru berperan langsung sebagai teladan bagi anak. Segala sikap dan tingkah laku guru baik di sekolah, di rumah maupun di masyarakat hendaknya selalu menunjukkan sikap dan tingkah laku yang baik, misalnya:
  • Berpakaian yang rapih dan sopan.
  • Bertutur kata yang baik.
  • Makan tidak sambil berjalan.
  • Tidak membuang sampah di sembarang tempat.
  • Mengucapkan salam bila bertemu dengan orang lain.
  • Hadir di sekolah tepat waktu, dan lain-lain.

Contoh Kegiatan Teladan
Makan bersama merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di Taman Kanak-kanak. Pada waktu kegiatan makan bersama, anak duduk dan makan dengan tertib. Tiba-tiba Adelina makan sebelum berdoa. Dian sebagai temannya memanggil Adelina dan berkata, “Sebelum makan berdoa dulu dong!” Tapi Adelina tidak menghiraukan Dian, bahkan Adelina tetap makan. Bu guru melihat Adelina sambil bertanya kepada teman-temannya, “Sebelum makan apa yang harus kita lakukan? Anak-anak serentak menjawab, “Bedoa dahulu bu guru.” Bu guru menasehati, kalau makan harus berdoa lebih dahulu.

Kegiatan Terprogram

Kegiatan terprogram adalah kegiatan yang dalam pelaksanaannya terlebih dahulu diawali dengan adanya perencanaan atau program dari guru dalam kegiatan pembelajaran (perencanaan semester, satuan kegiatan mingguan dan satuan kegiatan harian) di TK, misalnya: makan bersama, menggosok gigi, cara berpakaian, menjaga kebersihan lingkungan, dan lain-lain.

Keempat bentuk pelaksanaan pembiasaan tersebut (kegiatan rutin, kegiatan spontan, kegiatan teladan, dan kegiatan terprogram) hendaknya dilakukan secara terpadu, sehingga pada akhirnya semua sikap/perilaku yang ditanamkan betul-betul menjadi kebiasaan sehari-hari yang baik dan melekat pada diri anak.

Penanaman pembiasaan sikap/perilaku tersebut dapat dilakukan sejak hari-hari pertama masuk di TK (masa orientasi), yang dilaksanakan selama kurang lebih dua minggu. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan adalah pengenalan lingkungan TK, yaitu mengenal anak dengan guru, teman dan tenaga kependidikan lainnya beserta fasilitas-fasilitas lainnya dan cara penggunaannya. Juga dikenalkan tata tertib TK dan disiplin atau peraturan-peraturan yang berlaku, baik untuk anak maupun orang tua. Tata tertib itu juga dapat disusun oleh anak bersama guru secara bertahap dan spontan. Tata tertib tersebut ditulis dan dibaca oleh guru setiap hari, sehingga anak memahami tata tertib dan kemungkinan tata tertib yang dibuat setiap kelas berbeda dan dibuat seindah mungkin, sehingga membuat anak mudah mengingat. Selain itu juga mulai dikenalkan kebiasaan-kebiasaan dalam kegiatan belajar mengajar / bermain mulai dari anak masuk kelas sampai dengan saat pulang. 

Contoh saat orientasi; membuang sampah pada tempatnya, antri menunggu giliran, dan buang air di kamar mandi, dan lain sebagainya. Kebiasaan-kebiasaan tentang sikap/perilaku yang ditanamkan pada masa orientasi tersebut merupakan dasar pada penanaman sikap/perilaku yang perlu dikembangkan lebih lanjut di Taman Kanak-kanak.

Demikianlah uraian singkat mengenai Cara Pengembangan Pembiasaan pada TK melalui Kegiatan Teladan dan Terprogram. Semoga bisa bermanfaat dan membantu serta dapat diimplementasikan dalam membelajarkan anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa. Sehingga ke depannya anak-anak didik kita mampu bersaing dan bisa mengharumkan nama bangsa.

Advertisement

Terima kasih telah berkomentar dengan baik dan sopan.
EmoticonEmoticon