Tuesday, March 24, 2015

Manfaat Alam sebagai Pendidikan untuk Anak-anak

Manfaat Alam sebagai Pendidikan untuk Anak-anak - Beberapa anak yang sedang mengalami problem emosional yang sulit, sering menjadi tidak bersahabat dan mengalami kesulitan untuk berinteraksi dengan orang lain maupun tugas mereka. Cara yang paling efektif untuk membantu mereka ialah menghubungkan mereka dengan alam sekitar mereka.

Alam adalah salah satu unsur yang secara psikologis dapat memberikan rasa rileks dan tenang. Unsur-unsur alam seperti air, tanah, udara, tanah, vegetasi, batu-batuan juga memiliki kekayaan akan warna, suara, tekstur dan aroma, dimana hal-hal tersebut baik bagi terapi anak.

Unsur-unsur alam dalam lingkungan itu sendiri banyak menawarkan pilihan dan menarik perhatian anak-anak untuk bermain, berkreasi dan mencari hal-hal baru yang terjadi pada alam sekitarnya. Wawsasan dan kreativitas mereka tentang hal baru tersebut dapat tergali melalui kegiatan eksperimen, eksplorasi dari hasil pengamatan di lingkungan.
Manfaat Alam sebagai Pendidikan untuk Anak-anak
Menurut salah satu informasi bahwa manfaat dekat dengan alam bagi anak-anak adalah sebagai berikut;
  • Sains
Anak-anak diajarkan secara tidak langsung keajaiban ilmu pengetahuan seperti siklus hidup tanaman dan bagaimana intervensi manusia dapat mematahkan atau membuat lingkungan. Mereka dapat memiliki pengalaman tangan pertama tentang keajaiban hidup melalui benih tanaman. Ini pasti akan menjadi pengalaman baru dan menyenangkan untuk anak-anak.
  • Kehidupan
Menonton sebuah biji tumbuh menjadi pohon sama menakjubkan sebagai konsepsi untuk kelahiran dan pertumbuhan seorang anak. Pada saatnya, anak-anak akan belajar mencintai tanaman mereka dan menghargai kehidupan di dalamnya. Dekat dengan alam bisa benar-benar membantu mensimulasikan bagaimana kehidupan harus ditangani – itu harus dengan hati-hati. Kebutuhan untuk hidup akan ditekankan kepada anak-anak dengan bantuan berkebun – air, sinar matahari, udara, tanah. Kebutuhan mereka dengan mudah dapat berhubungan dengan kebutuhan manusia, yaitu, air, tempat berlindung, udara, makanan. Dengan hanya menyiangi, orang bisa mendidik bagaimana pengaruh buruk harus dihindari untuk dapat menjalani hidup dengan lancar.
  • Relaksasi
Studi menunjukkan bahwa dekat dengan alam dapat mengurangi stres karena efek menenangkan. Hal ini berlaku untuk semua kelompok umur. Lebih lagi, merangsang semua panca indera. Percaya atau tidak, dekat dengan alam dapat digunakan sebagai terapi bagi anak-anak yang telah disalahgunakan atau mereka yang merupakan anggota dari keluarga berantakan. Ini membantu membangun satu harga diri.

  • Waktu Kualitas dengan Keluarga
Anda dapat melupakan stres kehidupan kerja Anda untuk sementara waktu dapat ditenangkan oleh suasana yang indah di taman. Anda dapat bermain dan menghabiskan waktu yang berkualitas bersama anak-anak Anda. Anda dapat berbicara sementara menyiram tanaman atau Anda dapat bekerja dengan tenang di samping satu sama lain. Intinya adalah, selalu melakukan apa yang harus Anda lakukan, bersama-sama dengan anak-anak Anda. Anda mungkin menemukan banyak hal-hal baru tentang anak Anda saat berbaur dengan mereka di kebun Anda.

Konsep Ruang pada Anak, Karakter dan Suasananya

Konsep ruang pada anak usia dini tumbuh sebagai hasil dari penilaian ruang secara tepat dengan membandingkan ruang dengan benda-benda yang dikenal baik ukuran maupun jarak benda tersebut dengan dirinya (Surasetja, 2004). Aspek-aspek yang menjelaskan pembentukan konsep ruang pada anak antara lain :
  • Bentuk geometrik sederhana seperti kotak, segitiga dan lingkaran.
  • Ragam bentuk benda, konsep ukuran dan ragam bentuk benda seperti benda kecil dan besar, dan sebagainya.
  • Ukuran relatif, yaitu serangkaian benda dengan ukuran yang berbedabeda.
  • Kanan dan kiri, yaitu kemampuan terbatas pada anak dalam konsep kanan dan kiri hanya terjadi pada tubuhnya saja, tidak pada benda.
  • Arah, yaitu keterbatasan anak mengenai arah, kecuali arah yang menunjukkan lokasi.
  • Jarak, pengenalan jarak pada anak berkembang lambat sehubungan dengan anak harus menggunakan ukuran relatif benda-benda sebagai petunjuk untuk mengidentifikasi jarak.
  • Kedalaman, merupakan aspek tiga dimensi yang merupakan persepsi tentang ruang yang akan dihasilkan anak setelah anak mengalami pengalaman ruang dan mengenal nilai.

Ruang secara spesifik memiliki karakter tertentu, baik karakter fisik maupun karakter psikis. Karakter fisik ruang ditentukan oleh elemen-elemen fisik ruang itu sendiri (seperti dinding, langit-langit, lantai, permukaan dan tekstur), serta elemen-elemen non fisik (seperti warna dan kedalaman, gelap terang dan bayangan) dalam sebuah kesatuan bentuk. Karakter psikis ruang ditentukan oleh intensitas elemen-elemen non fisik ruang pada kesatuan bentuk ruang yang memberikan rangsangan emosi pada ruang dan manusia yang mengalami pengalaman ruang itu sendiri.

Suasana ruang diperoleh dari hasil inter-relasi antara karakter ruang dengan manusia dimana peran emosi pada setiap individu manusia, yang mengalami pengalaman ruangnya tersebut, turut terlibat di dalam ruang (Yosita, 2004).

Demikianlah uraian mengenai Manfaat Alam sebagai Pendidikan untuk Anak-anak. Semoga bisa bermanfaat.

Advertisement

Terima kasih telah berkomentar dengan baik dan sopan.
EmoticonEmoticon