Monday, March 02, 2015

Tantangan Pendidikan - Teknologi dan Budaya Abad XXI

Tantangan Pendidikan - Teknologi dan Budaya Abad XXI - Dewasa ini kita mengalami gelombang baru. Tatkala para peneliti menukik lebih jauh ke masalah alam pikiran (mind), genetika, dan fractal, perspektif keilmuan bergeser ke arah dimensi yang tidak kasat mata. Melalui tahapan yang berjenjang, penelitian yang rumit ini kemudian memunculkan pengetahuan baru. Seperti gayung bersambut ilmu-ilmu tersebut saling bergantung satu sama lain sehingga memunculkan teknologi internet, robotika, bioteknologi, dan teknologi lain yang diperlukan bagi berbagai kebutuhan hidup antara lain: kesehatan, pertanian, pertahanan, bisnis, komunikasi, transportasi, sport, pendidikan, rumah tangga, hiburan dll.

Dalam dunia komunikasi, selain kita dapat melakukan interaksi real time, kita seolah-olah berada dalam ruang nyata, meskipun sebenarnya ruang itu maya. Dalam mengisi waktu senggang dan hiburan, penyajian lewat DVD, iPod, iPad, VR, Hologram, dan Game kita diajak berkelana di dunia maya. Berbeda dengan istilah budaya dalam pengertian antropologi yang dikondisikan oleh kesadaran ruang dan waktu nyata, budaya maya bergantung pada situasi masing-masing pribadi. Di antara teknologi di atas yang paling memberikan dampak pada budaya adalah berbagai perangkat komunikasi elektronik.


Implikasi Teknologi Abad XXI terhadap Kegiatan Ilmiah

Fenomena di atas membawa perubahan besar dalam kegiatan ilmiah, di antaranya adalah sebagai berikut:
  • Pertama, terjadinya konvergensi aktifitas antara saintis yang bergulat dalam ranah teoritis dengan teknolog yang bekerja di ranah praksis.
  • Kedua, tumbuhnya lembaga atau institusi riset yang mengkhususkan diri dalam melakukan R&D.
  • Ketiga, tumbuhnya sinergi antara lembaga keilmuan termasuk perguruan tinggi dengan industri untuk memproduksi produk canggih berbasis komputer.
Karena kemampuannya yang canggih, efisien, efektif, serta tidak menuntut infrastruktur yang kolosal, dan nilai inovasinya yang berbobot pengetahuan, maka himpunan ilmu itu oleh bangsa-bangsa industri maju dipergunakan sebagai strategi dalam pengambilan berbagai keputusan politik, ekonomi dan pertahanan yang berskala internasional. Dari sanalah kemudian lahir globalisasi seperti yang kita kenal dewasa ini.


Tantangan Pendidikan - Teknologi dan Budaya Abad XXI

Teknologi Informasi yang berbasis digital meliputi komputer, komunikasi satelit, robotika, videotext, televisi kabel, e-mail, permainan elektronik (electronic games), dan mesin perkantoran berbasis elektronik. Sekalipun kehadiran teknologi informasi ini berkat penelitian dan kiprah sains dasar, tetapi karena dalam beberapa segi kemampuan operasionalnya mampu mengungguli kemampuan otak manusia, maka hampir seluruh instrumen untuk penelitian, kerja profesional dalam berbagai bidang keilmuan telah memanfaatkan teknologi digital.

Demikianlah uraian singkat tentang Tantangan Pendidikan - Teknologi dan Budaya Abad XXI. Semoga dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan sahabat-sahabat membumikan pendidikan.

Advertisement

Terima kasih telah berkomentar dengan baik dan sopan.
EmoticonEmoticon