Monday, March 16, 2015

Urgensi Pengembangan Motorik Halus Anak Masa Usia Emas

Urgensi Pengembangan Motorik Halus Anak Masa Usia Emas - Setelah pada postingan sebelumnya telah diuraikan mengenai peran motorik halus dalam pengembangan seni. Maka pada postingan kali ini akan diuraikan mengenai urgensi pengembangan motorik halus tersebut pada anak-anak ketika memasuki masa usia emasnya. Perlu disepakati bahwa masa lima tahun pertama adalah masa emas bagi perkembangan motorik anak. Perkembangan motorik diartikan sebagai perkembangan dari unsur kematangan dan pengendalian gerak tubuh.
Urgensi Pengembangan Motorik Halus Anak Masa Usia Emas
Ada tiga unsur yang menentukan dalam perkembangan motorik yaitu otak, saraf dan otot. Ketika motorik bekerja, ketiga unsur tersebut melaksanakan masing-masing peranannya secara interaksi positif, artinya unsur-unsur yang satu saling berkaitan, saling menunjang, saling melengkapi dengan unsur yang lainnya untuk mencapai kondisi motoris yang lebih sempurna keadaannya. Jadi ketiga unsur tersebut saling bekerja sama sehingga terbentuk suatu gerakan yang bertujuan, misalnya berbicara, berjalan, berlari, menulis menggambar dan sebagainya.

Teori Neuroscience dan Perkembangan Motorik Halus

Proses perkembangan motorik sangat erat kaitannya dengan perkembangan pusat motorik di otak. Keterampilan motorik berkembang sejalan dengan kematangan saraf dan otot. Oleh karena itu, setiap gerakan yang dilakukan anak, sesederhana apapun sebenarnya merupakan hasil pola interaksi kompleks dari berbagai bagian dan sistem dalam tubuh yang dikontrol otak. Jadi otak lah sebagai bagian dari susunan saraf pusat yang mengatur dan mengontrol semua aktivitas fisik dan mental.

Dengan kata lain, aktivitas anak terjadi di bawah control otak, secara simultan (berkesinambungan) otak terus mengolah informasi yang diterimanya. Bersamaan dengan itu, otak bersama jaringan saraf yang membentuk sistem saraf pusat yang mencakup lima pusat kontrol akan mengendalikan setiap gerakan anak. Semakin matangnya perkembangan sistem saraf otak yang mengatur otot memungkinkan berkembangnya kompetensi atau keterampilan motorik anak.

Fungsi Perkembangan Motorik Halus

Hurlock mencatat beberapa alasan tentang fungsi perkembangan motorik bagi konstelasi perkembangan individu, yaitu:
  • Melalui keterampilan motorik, anak dapat menghibur dirinya dan memperoleh perasaan senang. Seperti anak merasa senang dengan memiliki keterampilan memainkan boneka, melempar dan menangkap bola atau memainkan alat-alat mainan lainnya.
  • Melalui keterampilan motorik, anak dapat beranjak dari kondisi helpessness (tidak berdaya) pada bulan-bulan pertama kehidupannya, ke kondisi yang independence (bebas, tidak bergantung). Anak dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya, dan dapat berbuat sendiri untuk dirinya. Kondisi ini akan menunjang perkembangan self confidence (rasa percaya diri).
  • Melalui keterampilan motorik, anak dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkungan sekolah (school adjustment). Pada usia pra sekolah (taman kanak-kanak) atau usia kelas awal sekolah dasar, anak sudah dapat dilatih menggambar, melukis, baris berbaris, dan persiapan menulis.

Demikianlah uraian singkat tentang urgensi pengembangan motorik halus anak masa usia emas berikut fungsi perkembangan motorik halus. Semoga bisa menginspirasi sahabat-sahabat membumikan pendidikan dan dapat bermanfaat.

Advertisement

Terima kasih telah berkomentar dengan baik dan sopan.
EmoticonEmoticon