Friday, May 01, 2015

Sebab-Sebab Timbulnya Kebutuhan Khusus Pada Anak

Sebab-Sebab Timbulnya Kebutuhan Khusus Pada Anak - Setelah pada postingan sebelumnya membumikan pendidikan telah menguraikan mengenai pengertian dan konsep anak berkebutuhan khusus. Maka pada kesempatan kali ini, membumikan pendidikan akan share mengenai sebab-sebab apa yang bisa menimbulkan anak berkebutuhan khusus. Berikut uraiannya.

Baca juga: Pengertian Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Terdapat tiga faktor yang dapat diidentifikasi tentang sebab musabab timbulnya kebutuhan khusus pada seorang anak yaitu: 1) Faktor internal pada diri anak, 2) Faktor ekternal dari lingkungan dan, 3) Kombinasi dari factor internal dan eksternal.
Sebab-Sebab Timbulnya Kebutuhan Khusus Pada Anak

Faktor Internal Anak Kebutuhan Khusus

Faktor internal adalah kondisi yang dimiliki oleh anak yang bersangkutan. Sebagai contoh seorang anak memiliki kebutuhan khusus dalam belajar karena ia tidak bisa melihat, tidak bisa mendengar, atau tidak mengalami kesulitan untuk begerak. Keadaan seperti itu berada pada diri anak yang bersangkutan secara internal. Dengan kata lain hambatan yang dialami berada di dalam diri anak yang bersangkutan.

Faktor Ekternal dari Lingkungan

Faktor eksternal adalah Sesuatu yang berada di luar diri anak mengakibatkan anak menjadi memiliki hambatan perkembangan dan hambatan belajar, sehingga mereka memiliki kebutuhan layanan khusus dalam pendidikan. Sebagai contoh seorang anak yang mengalami kekerasan di rumah tangga dalam jangka panjang mengakibatkan anak teresbut kehilangan konsentrasi, menarik diri dan ketakutan. Akibatnya anak tidak dapat belajar.

Contoh lain, anak yang mengalai trauma berat karena bencana alam atau konflik sosial/perang. Anak ini menjadi sangat ketakutan kalau bertemu dengan orang yang belum dikenal, ketakutan jika mendengar gemuruh air yang diasosiasikan dengan banjir besar yang pernah dialaminya. Keadaan seperti ini menyebabkan anak tersebut mengalami hambatan dalam belajar, dan memerlukan layanan khusus dalam pendidikan.

Kombinasi Faktor Eksternal dan Internal

Kombinasi antara factor eksternal dan factor internal dapat menyebabkan terjadinya kebutuhan khusus pada sorang anak. Kebutuhan khusus yang disebabkan oleh factor ekternal dan internal sekaligus diperkirakan akan anak akan memiliki kebutuhan khusus yang lebih kompleks.

Sebagai contoh seorang anak yang mengalami gangguan pemusatan perhataian dengan hiperaktivitas dan dimiliki secara internal berada pada lingkungan keluarga yang kedua orang tuanya tidak memerima kehadiran anak, tercermin dari perlakuan yang diberikan kepada anak yang bersangkutan. Anak seperti ini memiliki kebutuhan khusus akibat dari kondisi dirinya dan akibat perlakuan orang tua yang tidak tepat.

Istilah anak berkebutuhan khusus bukan kata lain dari istilah anak penyandang cacat tetapi istilah yang lebih luas untuk menggambarkan keadaan anak yang mengalami hambatan perkembangan dan hambatan belajar termasuk anak-anak penyandang cacat. Akibat dari itu mereka memerlukan layanan khusus dalam pendidikan.

Anak berkebutuhan khusus meliputi dua kelompok yaitu anak berkebutuhan khusus yang bersifat temporer dan anak berkebutuhan khusus yang bersifat permanen. Dilihat dari sebab-musabab munculnya kebutuhan khusus dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu karena factor internal, factor eksternal dan kombinasi antara factor ekternal dan internal. Untuk memahami perihal anak berkebutuhan khusus (ABK) yang bersifat temporer maupun permanen.

Baca juga: Konsep Anak Berkebutuhan Khusus (Children with Special Needs)

Sejalan dengan itu terdapat beberapa istilah dan terminologi yang lazim digunakan yang menggambarkan cara berpikir yang berkembang dalam bidang pendidikan kebutuhan khusus (special needs education) dan anak berkebutuhan khusus (chidren with special needs). Istilah-istilah yang digunakan lebih meletakan anak sebagai individu yang utuh dan anak sebagai anak.

Demikianlah uraian mengenai Sebab-Sebab Timbulnya Kebutuhan Khusus Pada Anak. Semoga bisa menambah wawasan dan bisa bermanfaat.

Advertisement

Terima kasih telah berkomentar dengan baik dan sopan.
EmoticonEmoticon